Kadang, dalam kondisi kepepet, kreatifitas sering muncul dengan mudah. Tentu, jika kita dapat melihat sisi postif dalam kondisi keterdesakan itu. Dipecat dari pekerjaan misalnya. Jika mampu berpikir jernih,barangkali hal tersebut justru bisa jadi jalan untuk terbukanya peluang lain.
Hal inilah yang terjadi pada Alfred Mosher Buts. Pada sekitar tahu 1931, ia terkenah jatah pengurangan pegawai disebuah perusahaan jasa arsitek. Ia pun nyaris frustasi, maka untuk menghibur diri, ia memainkan berbagai macam permainan kesukaannya. Alfred kebetulan pencinta teka teki silang (TTS) , dalam masa itulah, ia mendapatsebuah ide yang brilian, ia mencoba membuat kata - kata versinya sendiri. pada masa itu, permainan yang populer terdiri dari tiga kategori. Pertama, yakni permainan yang mengandalkan angka seperti kartu atau dadu, kemudian yang mengandalkan papan, seperti catur atau halma, sedangkan yang ketiga yaitu kata-kata. dari kesukaannya bermain kata-kata itu, Alfred lantas menciptakan permainan yang disebutnya Lexiko. Cara bermain Lexiko ciptaan Alfred dalah dengan menyusun kata dari sembilan huruf, baik menyamping atau kebawah. Game unik ini lantas ditawarkan pada sejumlah pabrik mainan, namun Alfred selalu mendapat penolakan. Ia pantang putus asa. Maka, Alfred mengubah permainan itu dan mengkombinasikannya dengan sebuah permainan papan, ia menamakan permainan itu Criss-Cross Words. Sayang, saat ia kembali menawarkan permainan barunya, tak ada yang tertarik. Hebatnya, Semangat Alfred tak pernah padam. dengan sedikit perkembangan, Alfred mencoba memprouksi dan menjual mainannya sendiri. Pada saat itulah, seseorang yang bernama James Brunot merasa tertarik dengan permainan ini, maka ia menawarkan diri untuk membeli hak cipta permainan ini, dengan syarat boleh dikembangkan dengan beberapa penyesuaian. Maka di tangan James Brunot, papan permainan itu diubah warnanya, dengan jumlah huruf yang disesuaikan dan mengubah aturan baru yang lebih menantang.ia juga mengubah namanya menjadi Scrabble. Inilah awal mula permainan Scrabble yang akhirnya menjadi permainan yang sangat populer di Amerika dan dunia. Dari sebuah keisengan, dengan semangat pantang menyerah, Alfred Mosher Butts yang tadinya dipecat, kini justru tercatat sebagai permainan paling populer setelah monopoli ini.

0 komentar:
Posting Komentar